Malaysia (Malingsia) Pencuri Seni dan Budaya Indonesia

Malaysia (Malingsia) Pencuri Seni dan Budaya Indonesia - Malaysia Truly Maling AsiaOleh Brenda Tyra (11 Des 2007)

Malaysia (Malingsia) Pencuri Seni dan Budaya Indonesia - Malaysia Truly Maling AsiaDiklaimnya “kepemilikan” produk seni dan budaya tradisional Indonesia oleh Malaysia (Malingsia), bukan berita baru. Malah sepertinya sudah jadi penyakit buat tetangga Malaysia (Malingsia).

Hobby Klaim milik Indonesia oleh Malaysia (Malingsia) sudah menghasilkan berupa Batik motif Perang asli Yogyakarta dan Angkulung asli Jawa Barat diklaim Malaysia (Malingsia) sebagai batik dan alat kesenian asli negeri jiran itu. Padahal Malaysia (Malingsia) membeli batik-batik itu di Yogyakarta dan mengirim warganya untuk belajar dan membeli angklung langsung di Bandung. Kesenian Dayak juga diklaim Malaysia (Malingsia), walau hanya numpang sedikit wilayah Pulau Kalimantan. Selain kesenian Pulau Sipadan dan Ligitan juga berhasil diklaimnya.

Yang terbaru lagu daerah Maluku “Rasa Sayange” dibajak untuk dijadikan jingle resmi MTB (Malaysian Tourism Board) dan Reokponorogo dari Ponorogo Jawa Timur diakui oleh Malaysia (Malingsia) sebagai kesenian asli. Dan Persis seperti Angkulung mereka padahal warga malaysia (Malingsia) belajar menari dan memesan alat-alat kesenian reok tersebut langsung di Ponorogo, Jawa Timur Indonesia. Tapi yang dua terakhir ini gagal dicuri oleh bangsa Klepto itu.

Kalo ada kata-kata “Maling kalo mengaku penjara Penuh” itu sangat cocok untuk Malaysia (Malingsia). Walau sudah mengakui kalo lagu “Rasa Sayange” dan “Reok” adalah asli seni budaya bangsa Indonesia, mereka melalui menteri pelancongannya itu bilang ” kami merasa berhak untuk ikut melestarikan seni budaya Indonesia karena kita adalah bangsa serumpun”.

Sejenak saya tertegun dengan kata-kata menteri Malaysia (Malingsia) itu…..bangsa serumpun??? memang kita bangsa serumpun pak ci” tapi bukan berarti pak ci bisa seenaknya bilang seni budaya bangsa saya sebagai asli milikmu! Bangsa yang serumpun seharusnya bangsa yang saling menghargai….

pak ci’ tau disini banyak sekali orang china tapi kami tidak mengaku-ngaku bahwa Barongshai adalah asli kesenian Indonesia. Walau warga Indonesia asli pandai menari Barongshai dan bisa membuat sendiri peralatan keseniannya tapi kami tetap bilang bahwa Barongshai adalah kesenian asli China.

Kini rasa serumpun dengan Malaysia (Malingsia) rasanya sudah hilang. Kalo dibilang “Klepto” rasanya sudah tak pantas karena Malaysia (Malingsia) memang sudah berniat mencuri apapun milik bangsa Indonesia. Bangsa Pencuri adalah sebutan yang pantas untuk Malaysia (Malingsia).

Hari ini sebuah media memberitakan rapat kerja Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) di Jakarta, 10-11 Desember 2007. dan Terungkap bahwa kalangan akademis Malaysia (Malingsia) mengincar naskah-naskah Melayu klasik Nusantara hingga ke pelosok desa dibelahan timur Indonesia.

Perilaku diluar etika akademis itu sudah berlangsung beberapa tahun terakhir. Bahkan ratusan hasil penelitian budayawan Tenas Effendi di atas tradisi klasik yang dihimpunnya selama bertahun-tahun sebagian besar kini sudah “diangkut” ke universitas terkemuka di Kuala Lumpur. Oleh mereka dibuatkan situs sendiri. Ketika kita mau mengunakan harus bayar. Mereka memburu ke Riau Daratan dan Riau Kepulauan, mereka masuk kepedalaman Riau dan merekam secara diam-diam tradisi-tradisi tutur anak bangsa.Di Sumatera Barat para akademisi malaysia (Malingsia) itu membujuk masyarakat penyimpan naskah-naskah asli Minangkabau dengan imingan uang Rp.50 juta s/d Rp.60 juta. Dan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, beberapa puluh naskah Buton dikabarkan telah berhasil dicuri oleh akademisi Malaysia (Malingsia).

Saya punya teman yang sempat bekerja di Malaysia (Malingsia) sebagai tenaga ahli, dia bercerita betapa rendahnya warga Malaysia (Malingsia) memandang bangsa Indonesia. Citra pejabat Negara kita yang hobby Korupsi dengan penduduk Indonesia yang miskin dan datang kenegaranya sebagai pembantu menjadi stempel bangsa kita. Mungkin itu pula yang memicu Malaysia (Malingsia) untuk mencuri dengan mudah senibudaya kita dengan berbagai cara termasuk mengiming-imingi uang.

Malaysia (Malingsia) sangat terobsesi menjadikan negaranya sebagai pusat budaya melayu sedunia, walau dengan berbagai cara termasuk mencuri milik bangsa Indonesia. Hal ini karena Malaysia (Malingsia) sadar betul bahwa sektor pariwisata adalah penghasil devisa yang sangat besar sehingga mereka dengan cara apapun berburu senibudaya agar bangsa asing berkunjung kenegaranya agar pemasukan devisa berlimpah.

Tak hilang dari ingatan kita para pemimpin teroris yang melakukan pengeboman diberbagai daerah di Indonesia termasuk dipulau Bali adalah berasal dari Malaysia (Malingsia). Dan saat seluruh dunia mengeluarkan larangan penerbangan dan kunjuangan ke Indonesia. Malaysia (Malingsia) langsung mempromosikan pariwisata dinegaranya secara besar-besaran, Malaysia (Malingsia) mendapat keuntungan besar dari sektor pariwisata dengan beredarnya teroris asal Malaysia (Malingsia) di Indonesia. Saat ini bandar besar narkoba yang berhasil tertangkap berasal dari Malaysia (Malingsia). Dan terungkap bahwa mereka ingin membuat pabrik narkoba di Indonesia.

Terbersit dipikiran saya, warga Indonesia yang berada di Malaysia (Malingsia) selalu saja dibilang pembuat onar. Tapi apa segala bentuk kejahatan yang dilakukan oleh warga Malaysia (Malingsia) dengan biaya yang tidak sedikit itu didukung Pemerintah Malaysia (Malingsia)?….tapi sudahlah mungkin ini teguran untuk pemerintah kita agar tidak lemah dan keliatan bodoh di mata dunia. Harapan dengan kejadian-kejadian ini pemerintah Indonesia lebih tegas dan lebih membela warga negara Indonesia ketimbang menghadiri HUT Malaysia (Malingsia) disaat Malaysia (Malingsia) membajak lagu “Rasa Sayange”. dan saya berharap Menteri Tenaga Kerja Indonesia lebih membela TKI kita yang selalu saja disiksa bukan malah mengembor-gemborkan bahwa TKI di Malaysia (Malingsia) baik-baik saja.

Dan seharusnya kita malu sebagai negara yang memiliki begitu banyak pulau, suku bangsa dan seni budaya tetapi tidak menjaga dan melestarikan senibudaya. Seharusnya Pemerintah menjadikan Pariwisata sebagai sektor utama pemasukan devisa. Jangan malah pemerintah kita sibuk mecari penanam modal asing untuk mengexsploitasi sumberdaya alam dan mineral secara habis-habisan untuk memenuhi pundi-pundi uang segelintir orang dinegeri ini. Tanpa memperdulikan kerusakan ekosistem diberbagai pulau kita.

Sudah saatnya Pemerintah Indonesia lebih memperhatikan sektor Wisata dan mempatenkan seluruh bentuk seni dan budaya agar tidak dicuri negara lain. Memfungsikan militer untuk menjaga pulau dan perairan Indonesia agar pulau-pulau tak diakui tetangga lagi dan jangan membiarkan oknum-oknum tak bertanggung jawab menjual pasir ke negara tetangga sehingga kepulauan Riau jadi rusak. Menyediakan dana APBN lebih besar untuk sektor senibudaya dan pendidikkan serta sektor lainnya untuk kepentingan Bangsa dan Negara bukan untuk kantong-kantong pejabat yang suka mencuri uang rakyat.

Marilah lestarikan seni dan budaya Indonesia jagalah negeri Ini bersama, agar bangsa lain tidak bisa meraup keuntungan dari negeri tercinta kita Indonesia.

Sumber : Brendra-Tyra.Blog.Friendster.com (11 December 2007)

8 Tanggapan ke “Malaysia (Malingsia) Pencuri Seni dan Budaya Indonesia”

  1. annas Berkata:

    Maju tak gentar
    Membela yang benar
    Maju tak gentar
    Hak kita diserang

    Maju serentak
    Mengusir penyerang
    Maju serentak
    Tentu kita menang

    Bergerak bergerak, Serentak serentak
    Menerkam menerjang terjang
    Tak gentar tak gentar, Menyerang menyerang
    Majulah majulah menang

  2. ymra Berkata:

    wow tulisan anda ini benar2 membakar. kalo boleh tau sumber tulisan anda ini ada tidak?? buku mungkin?? atau jika anada bersedia bisakah anda memberitahu saya mendapatkan informasi tentang buku yg membahas tema ini??

  3. Anonymous Berkata:

    itulah kami,.. jiwa patriot ataupun nasionalisme kami yang berbicara,. bukan terkait oleh TKI ataupun Faktor Ekonomi, kami maju kedepan barisan untuk sumbangsih negeri tercinta, dari seluruh nusantara, sabang sampai merauke, punya darah pengabdian yang tinggi pada negri tercinta. mengikuti jejak pahlawan2 kami terdahulu,.. sebab kami dapat merebut kemerdekaan kami, dengan penuh pengorbanan harta ataupun nyawa, kami adalah sebuah negri yg melimpah ruah akan berbagai kesenian budaya dan suku bangsa. setiap pemimpin kami, adalah yang terbaik, dengan mengemban tugas sebenarnya, menyatukan seluruh suku bangsa dibawah bendera sang saka merah putih. indonesia adalah berikutnya, pada saatnya kami maju dari apa yang kami punya,. kami maju dari generasi yang kami punya, dan kami maju dari apa yang tlah diwariskan pada kami,..! inilah kami. sebuah negara yang dibangun oleh bakat putra & Putri, dari seluruh negeri,. negri kami adalah negri dari mayoritas pribumi, dan kami akan terus berkarya,. bukan untuk dijajah atau pun dikendalikan oleh suatu negara dari mana pun..! janji kami untuk SOEKARNO – HATTA

  4. bonhel Berkata:

    saya bingung dengan kabar-kabar yang begitu panas buat didengar sekarang…terutama masalah budaya bangsa kita…budaya yang lahir secara alamiah di nusantara…para pahlawan kita rela korbankan nyawa mereka hanya untuk mempertahankan "satu butir nasi untuk anak kecil itu" tapi kenapa sekarang malah "beberapa" budaya bangsa yang terampas begitu saja…mungkinkah tidak ada "satpam" yang menjaga budaya kita?? atau mungkin "satpam" itu kerjanya hanya tidur di dalam "posnya"…

    PANCASILA dibangun di atas pondasi yang begitu sangat amat kuat..tapi kenapa pilar-pilarnya begitu sangat amat rapuh….tidak adakah "material" yang sama dengan "material" yang digunakan untuk membangun "pondasi" itu,,agar pilar-pilarnya sama kuatnya dengan pondasinya…
    Saya harap kita tidak selengah yang mereka pikir…
    LANTUNKAN LAGU KEBANGSAAN INDONESIA DISELURUH NUSANTARA AGAR KITA BANGUN DARI KETERPURUKAN AKAN DUNIA..

    HIDUPLAH INDONESIA RAYA……

  5. ketupat Berkata:

    Article from Indonesian named Warko (think about it please);

    Jangan salah sangka dulu, saya sendiri orang indonesia. Saya malu sekaligus sedih dengan persengketaa orang-orang indonesia terhadap yang pikirannya agak dangkal, tapi orang indonesia harus tau ini. Orang indonesia telah dikenal sebagai orang yang aggresiv dan brutal ketika telah berbicara di forum, sering mengeluarkan kata-kata kasar yang merusak nama baik bangsa indonesia sendiri. Maling, anjing, f*** atau apa pun.
    Semuanya adalah kesalahpahaman
    1. Tentang Pendet : COME ON! Jangan terlalu di bodoh2i media, Iklan itu dibuat discovery channel di singapura. Malaysia sama sekali tidak ikut campur dalam pembuatannya. TAPI MEDIA INDONESIA TERKESAN MENUTUP MATA atau mungkin memang udah tuli, masih saja terus2an bilang kalo itu iklan tourism malaysia. HELLO? yang seharusnya kita marah2i itu ya discovery channel. Jero wacik juga sama gobloknya pake nuntut permintaan maaf dari malaysia. SO IGNORANT! jangan lupa kalau tujuan media adalah mencari uang sebanyaknya! selagi beritanya hot mereka akan terus siarkan walaupun tidak benar!
    2. Tentang Polisi Malaysia dan TKI : Baru2 ini keluar video penyiksaaan TKI, padahal video tsb telah dinyatakan tidak benar, orang yang disiksa adalah orang malaysia sendiri. Masyarakat malaysia memang tidak menyukai TKI apalagi yang illegal, namun mereka tetap menghormati masyarakat indonesia pada umumnya. Asal anda tau saja ada 3 JUTA TKI ILLEGAL DI MALAYSIA. Meraka berpakaian norak plus alay, dengan kebiasaan hidup yang ugal2ugalan. Tidak jarang mereka nyambi sbg PSK, penjual narkoba, MALING, RAMPOK, dan buat geng yang meresahkan. Sebagian besar penjara di malaysia di penuhi TKI! maka jangan salahkan kalo mereka bertindak tegas thd TKI ( ingat walaupun tindakan mereka sudah keras dan tegas masih tetap saja ada 3 JUTA TKI ILLEGAL di malaysia, apalagi kalo petugas malaysia bersikap lembek????
    3. Tentang kekerasan Majikan thd TKI :tidak perlu dibesar2kan, karena ini seharusnya tidak menggangu hubungan kedua negara. COME ON HAL INI JUGA TERJADI DI INDONESIA SETIAP HARI atau mungkin tiap jam (tapi gak ke ekspose) kalo yg gak percaya silahkan nonton sinetron indonesia! ada banyak sinetron yang bertema ini menggambarkan hal tsb benar2 nyata di kehidupan kita
    4. tentang reog dan kuda lumping : ADA 1 JUTA KETURUNAN JAWA DI MALAYSIA di luar TKI. Sebagian besar tinggal di johor. apa salah mereka mempraktekan kebudayaan mereka? ADA BUKTI KALO MALAYSIA MENGATAKAN BAHWA KEBUDAYAAN TSB BERASAL DARI NEGARA MEREKA? TIDAK ADA! lagi2 anda dibodohi MEDIA
    5. ARTI KLAIM SEBENARNYA : klaim bukan berarti bahwa budaya tsb BERASAL dari negara si pengklaim. Tapi menunjukan bahwa budaya yg di klaim telah menjadi budaya negara. soal asal muasal budaya tsb tidak jadi soal!! UNESCO SENDIRI TELAH MENGATAKAN BAHWA 1 BUDAYA YANG SAMA DAPAT DI KLAIM OLEH LEBIH DARI 1 NEGARA. KARENA BUDAYA BUKAN MILIK NEGARA TAPI MILIK BANGSA. jadi tidak perlu marah kalo malaysia mengklaim rendang, sate atau kebudayaa melayu dan indonesia lainnya lainnya karena sebenranya kita juga bisa melakukannya!

  6. ketupat Berkata:

    6. tentang klaim budaya : ADALAH SALAH SATU HAL TERBODOH YANG PERNAH ADA. hal ini benar2 menunjukan bahwa orang indonesia sangat dangkal pikirannya dan gampang di pengaruhi media! orang di luar negeri sedang menertawakan keserakahan dan kebodohan kita!
    7. Tentang batik dan wayang : Batik malaysia berasal dari terengganu dan motifnya sangat berbeda dari batik jawa. Wayang malaysia bukan berasal dari jawa tapi dari thailand. BTW thailand tidak pernah mempermasalahkan ini! mereka lebih matang dalam berpikir!
    8. TTG rasa sayange : Lagu rasa sayang telah ada di malaysia sejak awal 1940an!! dan lagu ini telah menjadi lagu rakyat! lagipula rasa sayange adalah lagu anonim! tidak ada salahnya mereka memakai lagu itu! toh malaysia tidak mengklaim lagu tersebut! ADA BUKTI KALAU MALAYSAI MENGKLAIM? TIDAK ADA! lagi2 media membodohi anda!
    9. Tentang sipadan dan ligitan : tanyakan saja kepada world court yang memenangkan malaysia! mereka mungkin sudah mengetahui kedangkalan kita!
    10. Tentang ambalat : Saya yakin orang yang duduk di kantor pemerintahan sana sudah cukup berpengalaman dan pintar ttg masalah sengketa! biarlah masalah ini diselesaikan kedua pimpinan negara.
    saya juga mau memberi tau sesuatu :
    1. Tau tempura? ya makanan jepang. Tapi taukah anda tempura dibawa dan diperkenalkan oleh orang portugis? nama aslinya adalah tempora! tempura telah menjadi makanan jepang namun portugis tidak pernah mempersalahkannya! karena mereka tidak dangkal seperti kita! mereka tidak ada waktu untuk beteriak di jalan, berdemo spt orang gila, dan membakar bendera.
    2. Tau sepak takraw? sepak takraw berasal dari thailand! nama aslinya adalah tuck-rouw! tapi thailand tidak pernah mempermasalahkan malaysia yang memasukkan sepak takraw kedalam iklan promosi wisata!
    SO PLEASE INDONESIANS! PLEASE BE SMART, MATURE, dan SOPAN! tunjukan bahwa kita masyarakt beradap! jangan gampang di ombang ambing media!
    FYI ada ratusan ribu masyarakat keturunan bugis, banjar, minang dan palembang dan 1 juta keturunan jawa! semua diluar TKI lo! jadi sangat lumrah adanya share budaya!
    FYI presiden malaysia saat ini adalah keturunan bugis!
    FYI, istilah ‘melayu’ atau ‘malay’ di malaysia mencakup semua suku yang austronesia (termasuk orang filipino,sumatera,dan jawa) yang beciri kulit sawo matang spt kita! jadi jangan aneh kalo reog di katakan menjadi salah satu kebudayaan melayu! jangan aneh juga kalo misalnya anda datang ke malaysia anda akan dianggap seorang malay (walaupun sebenarnya anda mungkin orang batak atw madura!)
    pesan utk para nationalist yang idiot dan brutal : pelajari lagi kebudayaan ASEAN! carilah bukti-bukti bukan media! kalo jalan2 ke luar negeri jangan cuma nyari shopping atau disneyland aja dong, dateng juga ke cultural centre dan museum!
    perkaya wawasan anda!

  7. ketupat Berkata:

    - catatan yang saya terima di email.
    RUSLAN ADLI says: 25/06/2009 at 6:24 pm
    Sebenarnya orang yg jahat itu ada dan yg baik itu juga ada. Di Indonesia banyak kasus pembunuhan seperti kasus Ryan yg membunuh lebih dari 5 org dan ditanam disekitar rumahnya.Juga kasus mutilasi (kerat anggota badan)yg banyak terjadi di Indonesia.Juga kasus rampok, korupsi, rogol, oborsi, curan, selingkuh dan bermacam-macam kasus jenayah yg bisa ditonton di kaca tv Indonesia seperti rancangan SERGAP,PATROLI,BUSER dan SIDIK yg disiarkan setiap hari. Apakah kejahatan yang berlaku di Indonesia dilakukan oleh orang Malaysia?? Jawabnya TIDAK.
    Jenayah ini dilakukan oleh orang Indonesia sendiri tetapi orang Malaysia tidak mengatakan semua orang Indonesia itu jahat. Yg jahat itu adalah siperlakunya itu.Tetapi beda pula sekiranya kasus berlaku di Malaysia, lebih-lebih lagi kasus pembantu rumah yg didera majikan. Orang Indonesia akan menyatakan seluruh orang Malaysia itu jahat. Sepatutnya majikan itu sajalah yg disalahkan, ini sampai PM pun nak disalahkan!! Lihat sajalah berapa banyak orang Indonesia melakukan kejahatan di Malaysia tetapi orang Malaysia tidak mengatakan semua orang Indonesia itu jahat! Yg jahat itu adalah siperlakunya!!.
    Apa yg lebih mendukacitakan adalah melihat beberapa kali demonstrasi dibuat dihadapan Kedutaan Malaysia di Jakarta dan amat sedih bila melihat bendera Malaysia dipijak dan dibakar seperti negara Malaysia ini bukan negara berdaulat. Sebenarnya di Malaysia warganya juga boleh melakukan seperti apa yg dilakukan warga Indonesia tetapi warga Malaysia lebih tenang dan matang dengan tidak menghiraukan perangai keanak-anakkan warga Indonesia. Banyak lagi kerja lain yg perlu dibuat drpd berdemo!!

  8. Carlos Berkata:

    Bukannya saya membela Malaysia, tapi dalam hal ini ada yang perlu diluruskan. Silahka anda semua membaca artikel “Stop Anti Malaysia” di http://WWW.SIVE.WORDPRESS.COM.

Tinggalkan Balasan