Polisi Tangkap Tanker Malaysia

30 Oktober 2009

Polisi Tangkap Tanker MalaysiaBATAM – Kapal tanker KM Polair berbendera Malaysia (Malingsia) bersama delapan anak buah kapalnyanya (ABK) diamankan Lanal Batam karena diduga membawa 375 ton solar ilegal dari negeri Jiran itu menuju pelabuhan CPO Kabil di perairan Nongsa. Seperti diberitakan Batam Pos (grup JPNN) Kapal tanker yang dinahkodai pelaut asal Batam bernama Taher itu, diamankan sejak pekan lalu dan masih dalam pengembangan penyidikan pihak TNI-AL.

“Kami tangkap karena ada indikasi pelanggaran dokumen pada muatannya,” ujar Kapten Golkariansyah, Pasi Ops Lanal Batam di pelabuhn Macobar, Kamis (29/10).

Golkariansyah mengatakan, aksi penyelundupan minyak solar itu diduga telah berkali-kali dilakukan, namun baru tercium aparat keamanan. Namun, hal ini dibantah oleh Taher, nahkoda kapal.

“Saya hanya ditugaskan menahkodai kapal ini. Saya tak tahu pasti berapa jumlah muatannya,” ujarnya. Namun ia mengakui kalau solar tersebut dibawa dari Malaysia tujuan Kabil.

Taher juga berkelit tidak mengetahui pemilik solar 375 ton itu maupun instansi atau perusahaan mana yang memesannya. Ia mengaku hanya digaji per bulannya oleh sang majikan sebesar 1.000 dollar Singapura atas tugasnya menahkodai kapal bersama tujuh ABK yang semuanya warga negara asing yakni Vietnam dan India.

Selain mengamankan kapal dan 375 ton solar yang diduga ilegal, TNI-AL juga mengamankan salah satu warga Malaysia bernama Muhamad Fairus,36, yang diduga sebagai tekong bagi para TKI ilegal yang kabur dari Malaysia ke Batam. Fairus diamankan sekitar pukul 18.30 WIB Rabu (28/10) lalu di perairan Nongsa oleh kepala pos komando Macobar Koptu Nazarudin dan empat anggotanya.

Fairus diketahui masuk ke Batam tanpa izin dan dokumen menggunakan sebuah pancung. Dalam pancung berbahan fiberglass itu, ia juga mengangkut perangkat jaring ikan yang diduga hanya sebagai modus operandi agar tidak dicurigai aparat keamanan.

Kepada wartawan, ia mengaku kerap kali membawa TKI ilegal dari Malaysia ke Batam dengan pompong yang menggunakan mesin tempel 30 PK itu. “Saya kemarin bawa seorang TKI,” ujarnya di Mako Lanal kemarin.

Pasi Ops Lanal Batam Kapten Golkariansyah mengungkapkan, tekong asal negeri Jiran itu masih dalam penyidikan pihaknya karena terbuti masuk wilayah Indonesia secara ilegal.

Sumber : JPNN (30 Oktober 2009)


Julia Roberts ‘Vitamin’ Baru Film Indonesia

28 Oktober 2009

Julia Roberts Vitamin Baru Film IndonesiaSetelah ramai kontroversi penolakan bintang porno Miyabi, Julia Roberts justru akan datang dan syuting di Indonesia. Bagi Badai ‘Kerispatih’, kedatangan Julia bisa jadi ‘vitamin’ baru di negara ini.

Kedatangan Julia Roberts ke Indonesia, disebut-sebut lebih mendapat sambutan hangat dibanding berita seputar datangnya Miyabi.

Badai, keyboris ‘Kerispatih’ yang ditemui di Studio Penta, mengatakan,”Sebenarnya tidak ada alasan pemerintah Indonesia untuk melarang apapun yang belum jelas.”

Badai berpendapat, “Mungkin bedanya, kalau Miyabi itu kan imej-nya porno, walaupun kita belum tau maksud kedatangan dia kesini mau main film apa, sedangkan Julia Roberts kan bukan bintang film porno dan sudah lebih lama berkarir di dunia film internasional.”

Kedatangan Julia Roberts, menurut pria pencipta lagu-lagu romantis ini, bisa membawa dampak positif bagi pariwisata sekaligus menjadi ‘vitamin’ baru untuk perfilman kita.

“Ini kesempatan untuk studi banding dengan artis-artis luar. Tapi tergantung orang Bali disana yang menyikapinya. Mudah-mudahan artis luar banyak yang syuting disini, dan menghargai Indonesia sebagai tempat syuting,” imbuh Badai lagi.

Sumber : VIVAnews (16 Oktober 2009)


Indonesia Satoe dalam Sumpah Pemuda

28 Oktober 2009

Indonesia Satoe dalam Sumpah Pemuda
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-81 Tahun 2009
28 Oktober 1928 – 28 Oktober 2009

Tema :
“Pemuda Mandiri, Indonesia Maju dan Bersatu”

Sub Tema :

  1. Memperkokoh posisi dan peran pemuda sebagai agen perubahan demi Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.
  2. Memperkuat ekonomi kerakyatan, reformasi birokrasi, pemberdayaan, pengembangan, dan perlindungan pemuda untuk mempercepat kemandirian dan kesejahteraan bangsa.
  3. Meningkatkan potensi kreatifitas dan kewirausahaan pemuda untuk menggalang kemandirian dan daya saing bangsa.
  4. Menguatkan jiwa dan semangat belanegara pemuda sebagai upaya menciptakan kader kepemimpinan untuk mempertahankan NKRI.
  5. Mempersiapkan regenerasi kepemimpinan melalui pembentukan karakter pemuda berlandaskan nasionalisme-religius.